Catatan dari Penyelenggaraan Festival Karawo 2011
Posted in Gorontalo on 17. Dec, 2011
Tulisan sebelumnya tentang Festival Karawo dapat dibaca disini
Hari ini kegiatan Festival Karawo Gorontalo 2011 resmi di buka oleh Gubernur Gorontalo, DR. Ir. H Gusnar Ismail di Lapangan Taruna Remaja Gorontalo. Kegiatan yang awalnya disambut antusias ini menumbuhkan harapan dari semua partisipan, terutama masyarakat yang menantikan Parade Karawo yang akan berparade dari Lapangan Taruna ke Jalanan di Kota Gorontalo.
Hari ini jam 6.00 pagi saya telah tiba di Lapangan Taruna, karena saya pada kegiatan ini sebagai MC. Acara yang direncanakan dimulai pukul 07.00 untuk seremonial pembukaan ini, baru dimulai setelah pukul 8.30. Saya sudah menduga bahwa para peserta parade akan protes dikarenakan makin siang parade dimulai, maka peserta parade juga akan lama menunggu di depan pintu masuk. Cuaca yang saat itu berangsur panas bahkan makin terik, memaksa protes dari beberapa peserta. Nampak jelas terdengar dari panggung kehormatan tempat dimana kegiatan seremonial dilakukan teriakan protes (karena kepanasan dan kelamaan menunggu dari peserta).
Sebagai MC saya merasakan bagaimana nasib peserta parade yang berada dibawah terik matahari pukul 10.00 menjelang siang. BBM dan nada protes yang masuk ke BB dan mention di akun twitter saya beragam. Ada yang mengeluh capek menunggu dari jam 7.00 pagi, ada yang protes mau pulang saja, ada yang mengeluh tidak tahan dengan panasnya matahari. Hal ini membuat saya mengkonsultasikan dengan panitia untuk membatalkan dua acara terakhir setelah pembukaan secara resmi oleh Gubernur.
Setelah acara dibuka secara resmi oleh Gubernur dengan membunyikan Polopalo, acara segera saya lanjutkan dengan penampilan Parade. Parade dibuka pertama kali dengan display Marching Band dan diikuti oleh perserta eksebisi dari Bank Indonesia. Bank Indonesia disini tampil dengan kreasi busana karawo dari koleksi Mahasiswa Teknik Kriya UNG dan Koleksi Busana House of Yans by Yans Collection. Setelah itu parade dilanjutkan dengan atraksi parade dari beberapa SKPD dan Instansi Perbankan yang ada di Gorontalo. Dari catatan panitia total Peserta parade sejumlah 87 Tim yang membawakan busana karawo dan atraksi yang ditampilkan depan Panggung Kehormatan.
Karena cuaca ‘sangat tidak bersahabat’ bahkan bisa dikatakan terik dan panas, banyak peserta yang kurang maksimal dalam menampilkan atraksinya. Hanya ada beberapa yang tetap menampilkan atraksi dengan maksimal. Masih mengikuti apa yang telah mereka persiapkan sebelumnya, namun ada yang hanya memberi hormat dan berlalu depan pangung kehormatan. Hal ini dapat dimaklumi karena pengaruh cuaca dan mood dari beberapa peserta sudah hilang.
Kegiatan Parade yang direncanakan selesai pukul 10.30 ini baru berakhir pukul 12.30 dan dengan cuaca yang sangat terik. Kegiatan lainnya seperti peninjauan Lokasi Pameran serta Peninjauan Desa Binaan Bank Indonesia tidak terlaksana dikarenakan acara yang berubah dari jadwal yang ada. Barangkali kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan di Gorontalo ini akan menjadi catatan yang sangat penting bagi penyelenggaraan ditahun-tahun mendatang. Antusiasme dari peserta yang akan mengikuti kegiatan ini bisa diapresiasi dengan penjadwalan kegiatan yang yang lebih on time. Cuaca yang sangat terik di pagi menjelang siang barangkali bisa menjadi catatan bagi panitia untuk bisa melihat kembali untuk memindahkan parade ke sore hari pada penyelenggaraan berikutnya.
Lepas dari beberapa kekurangan dari penyelenggaraan kegiatan pertama ini, nampaknya kita harus mengapresiasi niat dari Bank Indonesia Gorontalo dan Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam usaha menumbuhkembangkan sentra Karawo (Sulaman Kerawang) melalui event ini. Hal ini tentunya diharapkan dapat membawa rangsangan pada perekonomi daerah. Dan Karawo yang saat ini merupakan produk budaya Gorontalo bernilai tinggi dapat menjadi kebanggaan Masyarakat Gorontalo dimana saja.
Diharapkan akan banyak insan Karawo Gorontalo seperti Pak John Koraah yang mendapatkan Karawo Award sebagai Desainer Motif Karawo dan Hj. Iko Mantali sebagai pengusaha Karawo berprestasi. Semoga acara ini akan menjadi lebih baik lagi pada tahun-tahun mendatang dan yang paling penting event ini dapat mengangkat Karawo Gorontalo ke tinggkat Nasional bahkan Internasional.
We Love Karawo



Klik 


Semoga suatu saat nanti saya bisa datang dan menonton langsung festival ini. Luar biasa Indonesia itu yah, bang