Komitmen Bersama di 2012
Posted in Opini on 04. Jan, 2012
Memasuki tahun 2012, kampus Universitas Negeri Gorontalo atau dikenal juga dengan Kampus Merah Maroon ada sesuatu yang baru khususnya dalam penataan internal kampus. Yakni pemberlakuan jalan satu arah didalam area kampus. Setelah sebelumnya nampak semrautnya penataan kampus karena kendaraan yang lalu lalang bisa dikatakan tidak terarah.
Usaha dari pihak kampus untuk menata kembali suasana kendaraan didalam kampus ini perlu diapresiasi dengan baik, walaupun saat tanggal 2 Januari 2012 pemberlakuan ini sempat membuat kaget beberapa dosen dan tenaga administrasi. Hal ini karena tidak adanya informasi berupa sosialisasi kepada civitas akademika UNG. Tanggal 2 kemarin adalah hari pertama kerja khususnya bagi semua staff dosen dan pegawai administrasi, mahasiswa dan proses perkuliahan baru berlangsung tanggal 3, sehingga kesibukan penataan dari pihak security belum nampak berat. Namun keadaan ini sempat membuat beberapa orang yang tidak mengetahui pemberlakukan jalan satu arah ini terlihat bersitegang dengan petugas.
Sebagai informasi, dari beberapa pintu keluar masuk yang ada di UNG yakni 4 pintu, sebelumnya hanya 2 pintu yang dioperasikan, yaitu pintu depan gapura masuk dan pintu samping rektorat yang bisa digunakan untuk keluar masuk kendaraan. Maka sejak pemberlakukan sistem satu arah ini, pintu yang dioperasikan ada tiga, selain dua pintu tadi, pintu yang berada di dekat Jalan Dua Susun dibuka kembali. Namun mekanisme yang ada sekarang pintu masuk ditetapkan Pintu depan Gapura di Jalan Sudirman, Pintu Keluar adalah pintu samping rektorat, dan pintu di JDS berlaku pintu masuk dan pintu keluar hanya untuk kendaraan dari tempat yang dekat dari pintu JDS.
Dari pengamatan selama 3 hari pemberlakuan hingga hari ini nampak ketertiban dari pengguna jalan sudah mulai terlihat. Beberapa rambu jalan dan petugas Security ditempatkan ditempat-tempat strategis untuk mengawal dan menjalankan mekanisme baru di kampus ini. Kampus yang tadinya sembraut dengan kendaraan yang lalu lalang nampak mulai rapi dan terarah. Memang awalnya terasa berat untuk memulai, karena merubah satu kebiasaan tentunya tidak mudah, apalagi kebiasaan ini sudah berlangsung lama, hampir seumur kampus ini belum ada aturan seperti ini. Apalagi bila kita ke rektorat atau ke fakultas lain jika sebelumnya kita bisa dengan cepat mengalihkan kendaraan kita ke tempat tujuan, namun dengan aturan baru kita harus mengikuti rute baru yang harus berputar.
Sesuatu yang baru tentunya tidak mudah, komitmen bukan hanya dari pimpinan namun dari semua civitas akademika UNG dan masyarakat yang masuk kampus dibutuhkan untuk menunjang aturan baru ini. Semoga ini adalah awal yang indah di 2012 bagi pengembangan kampus yang tahun ini berusia 49 tahun dan tahun depan genap setengah abad. Amin….
Klik 


Perubahan apapun yang terjadi di kampus ini patut diapresiasi..
Termasuk pengaturan lalu lintas, tadinya mau protes tapi begitu diikuti jadinya baik buat semua juga..
ini blognya mas aguslahhhhh rupanya….
*nari hula-hula*
salam kenal mas
Thanks ya dah mampir
di kampus saya, mulanya tidak terbayang kalau parkir sepeda motor bisa ditertibkan karena runyamnya keadaan pada kala itu. hingga suatu hari manajemen memutuskan untuk melakukan penataan. beberapa minggu awal penataan, kerepotan sepertinya luar biasa. seolah usaha manajemen itu sia-sia.
tapi manajemen tidak putus asa, sampai beberapa waktu kemudian sampai sekarang, parkir sepeda motor bisa tertib.
permasalahanya sekarang adalah untuk terus menjaga komitmen menjalankan aturan
Semoga seluruh civitas akademika di kampus saya Komitmen ya Mas Jarwadi, amin